Tips Bermanfaat Untuk Bisnis Tas Kulit dan Dompet Kulit

Tips Bermanfaat Untuk Bisnis Tas Kulit dan Dompet Kulit

Bisnis tas kulit dan bisnis dompet kulit yang menjadi ciri khas utama Aleta Leather bukanlah hasil yang didapatkan secara instan. Ada berbagai hal yang perlu dipersiapkan, usaha yang perlu dicoba serta hambatan yang mungkin dihadapi sebelum akhirnya sekarang menjadi salah satu produsen produk kulit sapi dari Jogja yang dikenal luas. Nah, bagaimana tips bisnis tas kulit atau bisnis dompet kulit yang bisa dicoba?

Produk Kulit

Kulit adalah bahan baku untuk berbagai produk seperti tas, dompet, sepatu, jaket dan produk aksesoris lainnya. Kulit yang umumnya merupakan kulit hewan ternak dan reptil ini diproses terlebih dahulu sehingga dapat menjadi bahan baku berbagai produk. Kualitas leather, yaitu hasil kulit mentah yang diolah menjadi bahan baku menjadikan banyak orang tertarik untuk menjalankan bisnis tas kulit, bisnis dompet kulit dan berbagai produk dari leather lainnya.

Proses penyamakan kulit adalah cara mengolah kulit yang mentah dari sumbernya agar kemudian dapat layak dan awet untuk dijadikan bahan baku produk. Karena kulit yang masih mentah tanpa proses penyamakan pasti akan rusak atau bereaksi terhadap lingkungan sehingga harus melalui proses penyamakan kulit terlebih dahulu. Dari proses penyamakan kulit, menghasilkan berbagai jenis kulit diantaranya :

Ilustrasi Finishing Leather, sumber : LeatherWallets.org
Ilustrasi Proses Finishing Leather, sumber : LeatherWallets.org

1. Kulit Nabati

Kulit Nabati adalah jenis bahan baku kulit yang proses penyamakannya paling ramah lingkungan. Karena dalam prosesnya menggunakan bahan alami dari tumbuh-tumbuhan. Untuk hasil yang bagus, biasanya kulit nabati menggunakan pohon akasia sebagai bahan penyamakannya. Hasilnya adalah kulit yang cenderung kaku, tebal dan memiliki warna seperti berminyak.

2. Pull Up Leather

Pull Up Leather merupakan jenis kulit yang dihasilkan dari penyamakan yang menggunakan bahan kimia. Hasil proses ini adalah kulit yang warnanya cenderung berminyak juga namun sedikit lebih lunak dibandingkan dengan kulit nabati. Namun saat ditarik, pull up leather akan menampakkan bagian berwarna putih pada bagian elastisnya.

3. Full Grain Leather

Full Grain Leather disebut juga sebagi Finishing Leather. Jenis ini merupakan kulit yang diproses dengan bahan kualitas yang bagus dengan perlakuan finishing ringan, yaitu dengan penambahan anilin atau chemical yang sedikit mempercantik hasilnya.

4. Suede Leather

Suede Leather adalah kulit yang dihasilkan dari proses penyamakan kulit krom dengan perlakuan split pada bagian dalam atau tengah kulit. Bahan suede leather mempunyai ciri yang halus, lembut, dan elegant. Setelah dilakukan split pada bagian dalam, suede lether siap untuk ditambahkan pewarna sesuai dengan selera.

5. Nubuck Leather

Nubuck Leather adalah kulit yang dihasilkan melalui proses krom kemudian digosok-gosok pada permukaan kulit. Jenis ini tergolong memiliki permukaan agak halus, berbulu dan lembut sehingga dari sisi harga lebih mahal dari jenis kulit sapi nabati. Jenis ini biasa digunakan untuk membuat tas kulit, dompet kulit, atau sandal kulit berlabel limited edition atau branded.

Nubuck Leather, sumber : Liberty Leather Goods
Nubuck Leather, sumber : Liberty Leather Goods

6. Corrected Leather

Corrected Leather adalah kulit dari proses penyamakan krom dengan hasil kurang sempurna. Dilihat dari namanya, hasil yang kurang sempurna ini kemudia diproses (dikoreksi) dengan penambahan chemical yang dapat memperbaiki hasil kulit menjadi lebih baik.

7. Mill Leather

Mill Leather merupakan kulit yang diproses di dalam drum yang diputar dengan RPM yang tinggi tanpa penambahan air. Proses penyamakan ini menghasilkan karakteristik kulit yang relatif mengkerut, menambah kesan unik pada tampilannya. Pada hasil penyamakan jenis ini dapat dilakukan perlakuan emboss untuk memperindah pola kerutan. Namun jika memilih tanpa emboss, maka kerutan akan tampak alami.

Berbagai jenis leather ini kemudian dibuat menjadi tas, dompet, sepatu, jaket dan lain-lain. Jenis-jensi leather ini juga menjadikan produk memiliki harga yang berbeda-beda oleh karena perbedaan kualitas leathernya.

Tips Bisnis Produk Kulit

Bisnis tas kulit dan bisnis dompet kulit di Indonesia berpeluang mendatangkan omzet puluhan juta per bulannya. Informasi seputar omzet bisnis tas kulit dan bisnis dompet kulit ini tersebar di media-media online. Besaran omzet yang dihasilkan ini begitu menggiurkan. Lantas, bagaimana tips bisnis produk kulit agar mendatangkan omzet tersebut?

1. Memiliki Modal yang Cukup

Berapa modal yang dibutuhkan untuk usaha produk kulit? Dalam sebuah redaksi media online, pengrajin bisnis dompet kulit yang nota bene seorang mahasiswa bisa memulai bisnisnya dengan modal sekitar Rp. 500.000. Bagaimana dengan Anda? Dengan melakukan riset, kita bisa mencari cara untuk memiliki modal yang cukup dalam memulai bisnis yang satu ini.

2. Pastikan Pilihan Jenis Kulit yang Tepat

Produsen kulit untuk dijadikan leather di Indonesia sebenarnya begitu banyak. Bahkan terdapat banyak daerah yang merupakan sentra kerajinan kulit di Indonesia. Jika memang begitu, Anda hanya perlu melakukan riset lagi, jenis kulit seperti apa yang sesuai dengan rencana bisnis Anda. Setiap pilihan memiliki harga masing-masing dan kualitas masing-masing.

Bisnis Tas Kulit, sumber : Aleta Leather
Bisnis Tas Kulit, sumber : Aleta Leather

3. Mampu Berinovasi dalam Desain

Untuk masalah desain, hal ini memang perlu mengikuti selera konsumen. Anda harus merencanakan pasar mana yang menjadi target Anda, seperti misalnya antara pasar dalam negeri dan pasar luar negeri. Kemudian carilah informasi bagaimana selera pasar dalam negeri dan luar negeri dalam desain produk kulit seperti tas atau dompet.

4. Jalin Kerjasama

Apa keuntungan dalam menjalin kerja sama? Ya, beban akan ditanggung bersama. Tanggungan beban seperti modal dan tenaga operasional secara bersama-sama akan menjadikan beban lebih ringan dan berpeluang mempercepat bisnis. Dalam sebuah media bisnis, seorang pebisnis produk kulit menjalin kerjasama dengan pengrajin sehingga hasil produksi akan lebih berkualitas dan dapat diproduksi lebih cepat.

5. Gunakan Digital Marketing

Apa kelebihan digital marketing? Saat ini apalagi ditengah kondisi pandemi orang-orang lebih tertarik untuk melakukan berbagai hal secara online. Nah, dengan menempatkan usaha Anda pada platform digital dengan memanfaatkan jasa website misalnya, bisnis Anda akan ditemukan oleh netizen. Bahkan jika viral akan berpeluang memberikan keuntungan yang besar.

Nah, itu dia berbagai informasi seputar bisnis tas kulit, bisnis dompet kulit dan berbagai produk kulit lainnya. Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda? Silahkan berikan komentar Anda ya. Simak terus berbagai informasi lainnya di halaman Aleta.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.