Informasi Seputar Definisi Workshop yang Menarik Untuk Diketahui

Kita mengenal berbagai forum acara seperti seminar, training, definisi workshop, konferensi dan lain-lain. Forum-forum ini memiliki berbagai definisi, tujuan, serta manfaatnya. Selain itu forum-forum ini tentu saja memiliki format yang berbeda beda sehingga memiliki sebutan yang berbeda-beda.

Forum-forum seperti seminar, training, workshop dan lain sebagainya ini biasanya memiliki ciri khas pertemuan disebuah ruang khusus. Meskipun begitu, pertemuan ini sifatnya fleksibel. Contohnya saat ini di tengah kondisi pandemi Covid-19, forum-forum ini disajikan secara daring atau online. Mengenai efektivitasnya, tergantung pada penyelenggaraannya.

Meskipun secara online, oleh karena tuntutan untuk menjaga jarak karena mencegah penyebaran virus, pelaksanaan forum-forum ini berusaha dilakukan agar tetap efisien sebagaimana pelaksanaan forum pertemuan secara langsung. Sebabnya tiada lain agar produktivitas dan kemampuan sumber daya manusia tetap bisa mumpuni meskipun harus dilakukan secara online.

Mengenai workshop, definisi forum ini harus diketahui jelas sebelum mengikutinya. Karena dengan memahami secara jelas, tujuan mengikutinya serta manfaat yang akan didapatkan juga bisa diketahui secara jelas. Karena penting bagi seseorang yang ingin menambah kemampuannya untuk menetapkan target dari setiap kegiatan yang diikutinya.

Untuk mengetahui lebih dalam mengenai maksud forum workshop, mulai dari defisininya serta informasi yang berkaitan lainnya, berikut secara ringkas yang berhasil dirangkum tim redaksi aleta.id.

Definisi Workshop

Workshop secara arti bahasa berasal dari Bahasa Inggris, terdiri dari dua kata “work” yang artinya bekerja atau berkegiatan dan “shop” yang berarti toko atau tepat untuk menjajakan dagangan. Keduanya kemudian dipadukan menjadi sebuah kata yang bernama “workshop”.

Ilustrasi Workshop, sumber : Transat
Ilustrasi Workshop, sumber : Transat

Sedangkan dalam bahasa Indonesia, workshop ini disebut dengan pelatihan atau lokakarya. Namun definisi pelatihan ini biasa juga dipakai dalam forum training. Sehingga untuk membedakannya, lebih sering disebut lokakarya. Namun apa yang membedakan workshop dan training?

Workshop memiliki tema yang lebih kental dengan tujuan bisnis. Apabila berkaitan dengan peningkatan skill, pasti memiliki arah untuk memajukan bisnis tertentu. Begitu juga bila berkaitan dengan pemahaman atau informasi, pasti penyampaiannya juga untuk meningkatkan pemahaman terkait bisnis tertentu.

Sedangkan training atau pelatihan biasanya hanya berkisar pada praktik peningkatan kemampuan. Baik kemampuan ini berkaitan dengan bisnis, usaha dan sejenisnya atau tidak berkaitan dengan bisnis, usaha dan sejenisnya.

Sedangkan jika dilihat dari definisi seminar, workshop biasanya perpaduan antara pemaparan materi, diskusi dan praktik. Sedangkan seminar biasanya hanya berkisar antara pemaparan dan sesi diskusi atau tanya jawab saja.

Manfaat Workshop

Workshop memiliki manfaat juga sebagaimana berbagai forum pertemuan yang sering dilaksanakan lainnya. Namun tentu saja berbagai pertemuan ini memiliki manfaat yang berbeda-beda. Setelah mengetahui berbagai definisi yang berkaitan dengan workshop, kita bisa memperkirakan apa manfaat dari workshop.
Workshop biasanya forum yang memiliki fokus pada peningkatan kemampuan. Biasanya terkait dengan profesi tertentu dan untuk menaikkan level institusi tertentu. Berbeda dengan seminar yang biasanya hanya berkisar pada penyampaian informasi, baik informasi yang sifatnya baru atau informasi opini dan kontroversi yang akan digali lebih dalam pada forum tersebut.

Agar lebih mudah dipahami, kita masuk kepada contoh. Salah satu profesi yang sering diadakan workshopnya adalah guru. Bagi profesi seorang guru, workshop diadakan untuk meningkatkan kemampuan pada bidangnya. Semakin banyak guru-guru yang memiliki kemampuan diatas rata-rata dari pelaksanaan workshop, maka institusi tempat guru-guru tersebuat bekerja biasanya akan memiliki kredibilitas yang lebih dibandingkan dengan institusi yang belum mengadakan workshop peningkatan kemampuan bagi para guru-gurunya.

Jadi, workshop memiliki target yaitu peningkatan kemampuan menurut profesinya. Dengan target ini, manfaat yang didapat adalah peningkatan kemampuan ditambah dengan peningkatan nilai institusi tempat profesi tersebut bernaung. Tentu saja masih terdapat manfaat lainnya yang bisa dibahas. Namun kami mencukupkan dengan yang sudah kami paparkan.

Bentuk Forum

Workshop juga memiliki bentuk forumnya tersendiri. Meskipun bentuk workshop ini subjektif. Artinya bisa dirancang dalam berbagai bentuk selama masih memenuhi unsur peningkatan kemampuan yang bertujuan meningkatkan nilai “shop” atau institusi yang berkaitan dengan kemampunan tersebut.

Namun secara garis besar, forum workshop biasanya dipimpin oleh praktisi. Praktisi di sini bukan hanya sekedar pemateri biasa yang memiliki pemahaman. Namun lebih dari itu, selain memiliki pemahaman, praktisi adalah orang yang telah melakukan praktik sehingga berpengalaman dalam bidangnya.

Forum ini bisa dilaksanakan lebih dari satu hari atau sekedar seharian dari pagi hingga sore hari. Bergantung tujuan pelaksanaannya. Praktisi akan memberi materi kepada peserta sekaligus mencontohkan praktiknya. Lebih jauh lagi, para peserta juga diajak untuk mempraktikkannya, sehingga mendapat pengawasan langsung oleh praktisi.

Karena terdapat praktik dan pengawasan, forumnya biasanya berbentuk kecil dari segi jumlah pesertanya. Yaitu berkisar 3 hingga 5 orang peserta. Namun jika dibuat format dengan jumlah peserta yang lebih besar, biasanya praktisi akan didukung oleh asisten. Sehingga dapat mengontrol sesi praktik dengan peserta yang lebih banyak.

Jenis-Jenis Workshop

Workshop, sumber : Workshop, sumber : Smashing Magazine
Workshop, sumber : Smashing Magazine

Workshop dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan kategori tertentu. Sesuai dengan arti workshop, adapun jenis-jenis workshop adalah sebagai berikut:

1. Jenis Workshop Berdasarkan Sifatnya

Berdasarkan sifatnya, kegiatan workshop dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

Workshop Mengikat, yaitu jenis workshop dimana para pesertanya wajib mengikuti hasil yang diperoleh dari workshop tersebut. Contoh; workshop standarisasi ISO. Workshop Tidak Mengikat, yaitu jenis workshop dimana para peserta tidak wajib mengikuti hasil yang diperoleh dari workshop tersebut. Contoh; workshop mengenai strategi pemasaran online dengan Google Ads.

2. Jenis Workshop Berdasarkan Waktunya

Berdasarkan waktunya, kegiatan workshop dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

Workshop Beruntun, yaitu jenis workshop yang dilaksanakan selama periode waktu tertentu. Contoh; workshop yang dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut. Workshop Berkala, yaitu jenis workshop yang dilaksanakan secara berkala dalam jangka waktu tertentu. Contoh; workshop yang diselenggarakan setiap bulan atau setiap enam bulan sekali.

Semoga informasi berkaitan dengan workshop ini dapat menambah wawasan kita. Untuk Anda yang membutuhkan peralatan mengikuti forum seperti seminar dan sejenisnya, Anda dapat mengunjungi aleta.id yang menyediakan berbagai peralatan forum pertemuan seperti paket seminar kit. Terima kasih sudah menyimak dan kunjungi terus website kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.